12 September 2007

Seperti Catur III


Amarah ku ‘tlah memerah
Terserah!

Terperas keringat basah
kuli berpedang
rakyat besi kering-kerontang

Lapar, kematian ‘tlah terbiasa
ludah hina ‘kan ingusan

Hancur !

Perang ‘kan menyerah
binasa!

Terhunus setan-setan negeri ini
Terselimut pedang
selangkah jalan pelan
si dekil kumal dan tahta
Apa guna ‘ku sisingkan lengan
simpul darah pena pelan terjalan
Siratkan atas carik ini
ku ‘kan binasa

gemetar tambah tergetar
jiwa ‘tlah berpulang
mati dalam hidup
hikayat lama ‘kan berulang

Disana, di tanah karang
putih dan hitam menjiwa
debu ‘tlah kian melayang
kejar-terkejar ‘kan pada deru
tersemilir

Ku ‘kan sampah
kuli raja
sampah
Raja
Dan ‘kan,

Terdiam terlentang
mimpi buyar panjang
senyap tanah amarah
darah hitam, putih

habis!

*Nova Dlod Pangkung, 2007

Tidak ada komentar: