12 September 2007

Seperti Catur II

Untuk kedua,
untuk ku juga
dan masih perlu tuntunan
yang ragu akan jiwa,

apa kau pikirkan?

terbahak iblis berpedang
kan santap selahap

panas telah terasa
memerah amarah dan daun telinga

ku juga
dan masih perlu tuntunan
tega akan rakyat
kau, kau serta kau

tertekuk tunduk, diam

apa kau heningkan?

ini hikayat lama ’kan berulang
segumpal darah terperah debu jalanan
sehelai rambut terbentang
juga tulang belulang si riang gemilang

apa kau sadarkan?

termenang dan tertendang
yang kering kerontang terbaring

ku pun rasa terbahak sendiri
sekuat kerutkan dahi

apa kau pikirkan?

leburkan seluruh jiwa demi jiwa

setan ‘kan bersorak
bila tanah perang ‘kan bergeming
alam ‘kan tawaan
jalan terus dan terus

kau, kau serta kau
hancur!

*Nova Dlod Pangkung, 2007

Tidak ada komentar: