
berdetak terkerut hening
tunduk diam
diam!
tinta tercair, pena-pena
keringkan isyarat
gersang tanah perang
sayut mayut debu’kan terharu
jiwa melayang di jiwa
walau segolek jiwa
jiwa dan jiwa
jalan saja terus!
tanah perang
ku gemertak tegar
segeming nafas
tambah lusuh di bahu
dada terdesak tersesak
tajam!
sunyi terbising
sumpah khayal
sumpahan
belalak tak bergeming
jiwa’kan tertindas
lukanya hinaan merobek kerah
terbentang’kan papan hitam putih
inilah negeri lama
lama!
budak, tani, hina, biasa dan katanya
tak mashyur
‘
‘
Lebur!
terlarut hanyut
di jiwa dan
jiwa
*Nova Dlod Pangkung, 2007

Tidak ada komentar:
Posting Komentar