Pada hari Minggu, 6 Januari 2008 merupakan malam tergelap di dunia ini karena merupakan perayaan Hari Siwa Ratri. Seluruh umat Hindu diharapkan melakukan tapa beratha selama sehari untuk merenungi segala pikiran, perkataan, perbuatan yang pernah dilakukan, baik itu yang baik maupun yang buruk. Sehingga dengan menlakukan tapa berata atau bahasa kekinian yaitu introspeksi diri, kita bisa melangkah ke depan menuju kehidupan yang lebih baik sesuai dengan ajaran Agama Hindu.Sekaa Teruna Astiti Dharma pada malam perayaan Hari Siwa Ratri melaksanakan persembahyangan bersama di Pura Ratu Sakti Br. Dlodpangkung, kemudian muspa di Pura Desa Sukawati, dan yang terakhir di Pura Dalem Gede Sukawati.
Setelah melakukan persembahyangan, ada beberapa anggota pemuda yang melanjutkan persembahyangan ke Pura-pura lainnya, serta mekemit di pura tersebut. Ada pula yang kembali ke rumah masing-masing untuk melaksanakan tapa brata di rumahnya.
Semoga dengan perayaan Siwa Ratri ini kita semua bisa menjalankan segala hak dan kewajiban sebagai umat Manusia dengan lebih baik dan benar sesuai ajaran Agama.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar