
Kepengurusan baru masa bakti 2007/2009 Sekaa Teruna Astiti Dharma (ST. AD) bekerja sama dengan Krama Banjar Dlodpangkung Sukawati dalam menyelenggarakan Bazar 2007.
Adapun Bazar 2007 ini dilaksanakan dalam rangka melanjutkan pembangunan “Pengias” Pura Ratu Sakti Banjar Dlodpangkung dan menunjang kegiatan Tri Hita Karana ST. AD.
Bazar 2007 ini akan menjual hidangan makanan, minuman, snack, serta memamerkan beberapa hasil karya seni ST. AD, baik itu berupa Lukisan, Patung dan Ukiran, Mozaik, Perhiasan Perak dan Emas, dan lain sebagainya.
Adapun tujuan dari penyelenggaraan Bazar 2007 ini adalah:
- Penggalian dana dalam rangka melanjutkan pembangunan “Pengias” Pura Ratu Sakti Banjar Dlodpangkung dan menunjang kegiatan Tri Hita Karana ST. AD.
- Meningkatkan rasa kekeluargaan dan kerja sama yang baik diantara anggota ST. AD.
- Memberikan pengalaman bagi seluruh anggota ST. AD dalam melayani konsumen dengan prinsip 3 S (Senyum, Santun dan Sopan).
- Media bertemu kangen sanak keluarga Br. Dlodpangkung yang sudah berkeluarga di luar lingkungan Banjar Dlodpangkung.
Waktu dan tempat pelaksanaan kegiatan Bazar 2007 adalah:
Tanggal : 19 – 22 Desember 2007
Pukul : 19.30 WITA – Selesai
Tempat : Wantilan Banjar Dlodpangkung, Sukawati, Gianyar, Bali.
Bazar tahun ini menyebar kupon undangan bazar seharga Rp 25.000,- / kupon sebanyak 1000 lembar dan Rp 50.000,- sebanyak 500 lembar.
Selama Bazar berlangsung akan diadakan aneka hiburan berupa Door prize dari pihak sponsor, Rindik (Musik tradisional Bali), pemutaran video kegiatan Tri Hita Karana ST. AD., permintaan pengunjung berupa pemutaran Lagu Bali, Indonesia dan Asing melalui Kaset, VCD, MP3, CD, dan DVD Player, serta media Komputer.
Dengan demikian, kami mengundang Bapak/Ibu/Sdr/i pembaca blogs STAD untuk turut berpartisipasi pada Bazar kami. Atas partisipasinya kami ucapkan terima kasih. Informasi mengenai sponsorship dan kupon undangan bazar dapat menghubungi:
Pande Putu Suryadinata, S.Si
Ketua Panitia Bazar & Ketua ST. Astiti Dharma
HP. 0818 147 552

Tidak ada komentar:
Posting Komentar